ORANG tua akan merasa stres jika mendengar anaknya benci ke sekolah dan tidak mau sekolah lagi. Cara untuk membujuknya adalah bukan dengan memarahi atau membentaknya, melainkan cari tahu apa penyebabnya dan ajaklah si kecil bicara secara baik-baik.
Mungkin hampir sebagian besar anak pernah merasakan benci untuk datang ke sekolah, namun biasanya perasaan tersebut tidak berlangsung lama. Sekolah adalah salah satu tempat dimana seseorang bisa mendapatkan pendidikan, teman dan mengembangkan kemampuan untuk bersosialisai dengan sesama.
Anak yang tidak mau sekolah bisa saja karena anak merasa takut atau stres untuk datang ke sekolah, hal ini akan berefek ke tubuh si anak. Anak yang stres tentang sekolahnya akan memicu timbulnya sakit kepala atau sakit pada bagian pencernaannya.
Memiliki masalah dengan waktu tidurnya juga merupakan salah satu tanda dari stres. Jika anak tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk tidur, maka anak akan suka marah-marah dan menjadi cepat lelah sepanjang hari. Perasaan tersebut bisa membuat anak merasa tidak betah atau memperburuk keadannya di sekolah.
Selain stres ada banyak penyebab mengapa anak tidak mau sekolah, bisa saja karena adanya kekerasan dalam sekolah, tidak suka dengan salah satu temannya, bermasalah dengan guru, merasa berbeda dengan anak-anak yang lain dan mungkin hanya mempunyai teman yang sedikit. Kadang penyebab lainnya adalah berhubungan dengan tugas sekolah, yang terlalu mudah sehingga merasa bosan atau bahkan terlalu susah yang membuat anak merasa tidak lebih pintar dibandingkan dengan teman-temannya.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat anak semangat kembali ke sekolah, seperti dikutip dari Kidshealth, Kamis (27/8/2009):
-
Ajaklah anak bicara secara baik-baik tentang masalah yang dihadapi di sekolahnya. Anak bisa berbicara dengan orang tua, teman atau guru yang dipercaya sehingga bisa membuatnya merasa lebih baik.
-
Biasakan anak untuk selalu menulis apapun yang terjadi atau perasaannya dalam sebuah diari. Hal ini bagus bagi anak yang tidak ingin berbagi dengan siapapun, karena bisa membantu mengeluarkan segala emosi yang dipendamnya.
-
Jika bermasalah dengan pelajaran di sekolah, mintalah bantuan guru di sekolah atau guru privat untuk memberinya tambahan pelajaran. Jangan biarkan hal ini berlangsung terlalu lama, karena lebih mudah untuk mengejar ketinggalan satu bab pelajaran dibandingkan dengan satu buku pelajaran.
-
Biasakan mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan sang anak untuk ke sekolah sejak malam harinya, sehingga saat pagi hari anak tidak merasa stres atau terburu-buru yang membuatnya malas untuk pergi ke sekolah.
-
Ajaklah anak untuk menulis apa yang tidak disukai di sekolah dan apa yang dsukai di sekolah (meskipun mungkin hanya saat istirahat saja). Lalu cari solusi bersama-sama untuk mengatasi hal-hal yang tidak disukai anak di sekolah.
Memang tidak mudah untuk mengubah semua yang tidak disukai anak di sekolah secara langsung. Tapi dengan mengetahui apa penyebab anak tidak mau sekolah, orang tua bisa memperkirakan bagaimana jalan keluar yang terbaik untuk sang anak sehingga mau kembali lagi ke sekolah.
Untuk itu, cari tahulah apa penyebabnya dan jangan pernah memarahi atau membentak sang anak. Karena hal ini akan membuat anak merasa semakin tidak nyaman dan tidak mau menceritakan masalah yang sedang dihadapinya.
Oleh: Vera Farah Bararah - detikHealth
(Sumber: Health.Detik.Com)
| < Prev | Next > |
|---|










saat usia dini, ternyata anak lebih MUDAH belajar bahasa asing pada saat bersamaan dengan bahasa ibu dibandingkan ia mempelajarinya setelah besar. Jika anda bersungguh-sungguh ingin memberikan yang TERBAIK kepada anak anda pada masa-masa paling penting tersebut, dampingi ia bersama teman belajar sejati anak anda. hanya dengan satu langkah efektif tentukan masa depan anak anda, Program pendidikan anak di rumah yang dapat menjadikan anak anda semakin CERDAS sejak BAYI.
Bila anda tertarik untuk mengikuti seminar baby genius ini, maka ikutilah seminar yang akan diadakan di Hall 3 Empire Place Jl. Blauran No. 57-75 Surabaya pada hari Sabt, 6 Maret 2010 jam 09.00-12.00 dengan Moderator Hernita Kurniawan (Certificate Speaker of The Institute for the Achievement of Human Potencial Philadelphia, USA) dengan membayar 200 ribu untuk mengikuti seminar ini, peserta akan mendapatkan Makalah, Coffee Break, Lunch & Souvenir. Hubungi Hj. Titien S. 08113405632 atau 031-60416606
coba deh , baca...
intinya da beberapa type anak, dan semuanya adalah special!!!!
dan, kalo soal alergi sekolah, dan belajar... tapi dah ketauan bakatnya di bulutangkis, kenapa nggak diarahin supaya jadi profesional??
seorang yg sukses juga banyak yg g dari bangku kuliahan..
now., what??..
cari tau ilmunya, jalanin dengan penuh percaya diri... dukung anak.. dan ciptakan generasi yg membanggakan!
good luck!!