Kekurangan Cairan


JIKA bayi mengalami dehidrasi, itu artinya ia kehilangan banyak cairan sehingga membutuhkan pasokan cairan yang banyak. Dehidrasi dapat terjadi akibat demam, kepanasan, muntah-muntah atau juga karena diare. Bayi memiliki resiko untuk mengalami dehidrasi.

Terkait dengan masalah ini, sebaiknya Anda menghubungi dokter apabila:

  • Bayi tidak buang air kecil selama 6 jam.
  • Air seni bayi kuning kecoklatan.
  • Bayi tampak lemah dan tidak ceria dibandingkan biasanya.
  • Bibir dan mulut bayi kering dan rapat.
  • Bayi tidak mengeluarkan air mata pada saat menangis.

Inilah hal yang perlu dilakukan jika bayi Anda mengalami dehidrasi.

  • Bila demam penyebabnya - Berilah bayi ASI atau susu formula yang banyak. Bila ia mengalami kesulitan dalam menelan, segera hubungi dokter untuk mengatasi masalah ini.

  • Bila kepanasan penyebabnya - Segera tempatkan bayi di dalam ruangan yang berpendingin atau ruangan yang dingin lainnya. Beri ASI atau susu formula yang banyak.

  • Bila diare penyebabnya - Diperlukan perawatan khusus untu hal ini. Bayi akan mengalami dehidrasi berat akibat diare. Untuk itu, segera hubungi dokter. Bayi mungkin saja memerlukan larutan elektrolit seperti Pedialit, Enfalit atau Kaolektrolit.

  • Bila penyebabnya muntah-muntah - Jika bayi terus muntah-muntah dan tidak bisa menelan/meminum sesuatu dalam tempo 2 atau 3 jam, segera hubungi dokter.

Related Posts:
DIARE merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh bayi dan ba
KOMPAS.COM - Jika bayi bisa lahir secara alami, mengapa harus disesar? T
INFEKSI yang terjadi pada bayi baru lahir ada dua yaitu: early infection (i
PENYEBAB paling umum sakit tenggorokan adalah virus dan yang paling umum ad
BILA anak sakit, satu-satunya hal di pikiran Anda adalah bagaimana membuat
APAKAH itu kehamilan prematur? adalah proses persalinan yang dimulai setela
 

Quotes Of The Day

"Saya mohon maaf darimu atas saat-saat saya bicara ketika seharusnya mendengarkan, saya marah ketika seharusnya saya sabar, bertindak ketika seharusnya saya menunggu, takut ketika seharusnya saya bergembira, memarahi ketika seharusnya saya mendukung, mengkritik ketika seharusnya saya memuji, berkata tidak ketika seharusnya saya berkata ya, dan berkata ya ketika seharusnya saya berkata tidak."

Marian Wright Edelman