JoomlaTemplates.me by Discount Bluehost

Bagaimana Mencegah Keracunan

Category: Perawatan Bayi

ANDA tahu bahwa anak anda sekarang sedang hobi memasukkan sesuatu kedalam mulutnya untuk mengetahui rasanya, tapi yang mungkin kurang disadari bahwa tanpa sengaja anak-anak dapat saja menelan bahan beracun seperti kamper maupun cairan pembersih. Walaupun rasanya tidak enak, anak-anak baru akan mengetahuinya bahwa bahan-bahan yang tidak enak itu berbahaya ketika ia sudah dewasa. Tugas anda adalah melindungi anak anda dari bahan-bahan beracun dirumah anda.

Berikut adalah daftar bahan-bahan berbahaya berdasarkan ruangan dimana biasanya bahan-bahan tersebut berada:

Dapur

Sabun pencuci piring, pembersih oven, semir lantai dan perabot, ammonia, cairan akali dan seterusnya. Bahan-bahan diatas dapat membakar kulit dan apabila tertelan dapat menyebabkan luka didalam mulut dan tenggorokan yang parah dan bersifat beracun jadi jangan sekali-kali berusaha untuk memuntahkan lagi bila bahan-bahan tersebut tertelan.

Kamar Mandi

Obat-obatan antara lain obat resep, aspirin,dan lain-lain, vitamin, suplemen zat besi, obat penenang, pil kontrasepsi, obat flu dan batuk, kosmetik, obat kumur, disinfektan, balsam dan lain-lain.

Tempat Cuci Baju

Cairan pemutih, detergent, pelembut pakaian, penghilang noda dsb.

Gudang

Minyak tanah, cairan korek api, bensin, cat,racun tikus, pupuk, tembakau, alcohol, debu cat, alcohol dan seterusnya.

Yang dapat anda lakukan untuk mencegahnya adalah:

  1. Simpan bahan yang beracun di tempat yang tinggi atau yang terkunci diluar jangkauan anak anda. Letakkan di tempatnya semula setelah digunakan.
  2. Catat nomor rumah sakit yang bisa dihubungi. Sehingga jika terjadi sesuatu maka dengan cepat dapat dilakukan pertolongan.
  3. Jangan pernah menaruh racun pada tempat penyimpanan makanan atau minuman. Seseorang bisa saja mengiranya sebagai bahan makanan.
  4. Jangan meminum obat di depan anak anda dan jangan pernah menyebut obat sebagai permen.
  5. Tetaplah berhati-hati dirumah orang lain mungkin saja tidak aman untuk anak anda.

Namun jika sudah terjadi keracunan:

  • Cari tahu apa yang tertelan. Simpan wadah tersebut beserta labelnya. Jika si anak muntah dan anda tidak mengetahui apa yang dia telan maka ambil muntahan tersebut untuk dapat dianalisa.
  • Jika si anak masih sadar segera hubungi dokter anda. Walaupun kelihatannya dia baik-baik saja namun belum tentu kondisi di dalamnya. Waktu sangat penting di sini.
  • Jika si anak tidak sadar segera hubungi paramedis dan bawa ke rumah sakit secepatnya.
  • Bila bahan yang tertelan merupakan bahan yang dapat membakar kulit jangan berusaha memuntahkannya kembali. Karena hal tersebut akan membuat dia terluka untuk yang kedua kalinya.
Sumber: Buku Pintar Perawatan Bayi dan Anak Usia Emas, Ratih Iskarima 2007