Home arrow Pregnancy arrow Kelas Kehamilan Persiapan Dini Calon Ibu
Wednesday, 07 January 2009
Kelas Kehamilan Persiapan Dini Calon Ibu Print E-mail
Tuesday, 15 April 2008
KEHAMILAN merupakan masa yang paling dinantikan bagi wanita. Namun, kadang proses kelahiran tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Minimnya pengetahuan disebut sebagai kendala utama. Karena itu, calon ibu sebaiknya banyak menambah pengetahuan sebagai persiapan menuju persalinan.

Keterbatasan informasi mengenali tanda, risiko, serta perawatan sering membuat seorang wanita tidak bisa melewati masa kehamilan sesuai waktunya. Bagi wanita yang baru mengandung pertama kali, perasaan waswas, cemas, dan takut tidak jarang menghinggapi. Parahnya, mereka tidak mengetahui apa yang dilakukan untuk mengatasi keluhan yang dirasakan.
 
"Kelas kehamilan untuk memberikan pemahaman kepada calon ibu mengenai kehamilan dan persalinan. Sebab, banyak ibu-ibu yang belum mengetahui mengenai tindakan apa saja yang boleh dan tidak dilakukan," tutur Ahli Kandungan dan Kebidanan dari Rumah Sakit Pusat Pertamina Dr Erwinsyah H Harahap SpOG MKes.

Di dalam kelas kehamilan diajarkan beberapa materi, seperti tanda dan risiko kehamilan, senam hamil, perawatan payudara, latihan pernapasan. Ditambah pula ada kelas perawatan sesudah melahirkan, seperti pijat bayi, perawatan bayi, atau senam nifas.

Layaknya sebuah kelas, para calon ibu masuk ke sebuah ruangan untuk mendapatkan materi-materi yang diajarkan. Para calon ibu tidak hanya mendapatkan materi, juga diwajibkan melatih sendiri di rumah.

Membandingkan sedikit dengan kelas kehamilan di luar negeri, para calon ibu akan dibawa untuk mengenali ruangan bersalin. Hal itu untuk mengantisipasi bila kehamilan bermasalah sehingga calon ibu bisa mengambil tindakan yang tepat.

Sebagai contoh, risiko keguguran yang dihadapi pada setiap proses kehamilan. Keluarnya janin di bawah 20 minggu ini bisa disebabkan beragam penyebab. Di sini penting untuk mengenali penyebab keguguran karena bisa mengindikasi masalah kesuburan (fertilitas) pasien.

Di samping menjawab kesimpangsiuran informasi yang ada, kelas kehamilan juga dimaksudkan sebagai jembatan komunikasi antara pasien dan dokter.

"Misalkan dokter mempunyai pasien yang banyak sehingga intensitas konsultasi kurang. Di sinilah forum yang tepat untuk berkonsultasi dengan dokter. Pasien bebas bertanya mengenai masalah yang dihadapi," ujar Erwin.

Lalu, kapan sebaiknya mulai melakukan kelas kehamilan? Sebaiknya sedari awal usia kandungan sudah rutin melakukan kelas kehamilan. Sebab, masing-masing trimester baik I, II, dan III mempunyai masalah serta penanganan sendiri-sendiri.

"Ibu harus memperhatikan setiap perkembangan janin. Bila terjadi masalah pun bisa dikenali dan mencari penanganan yang cepat dan tepat," lanjut dokter yang juga berpraktik di RSB Asih ini.

Sebagai gambaran, pada usia kandungan trimester I masalah keguguran kerap membayangi serta pendeteksian setiap bulan perkembangan janin. Di samping itu, calon ibu biasanya mengalami gangguan makan. Tidaklah mengherankan, membuat para wanita hamil yang memasuki masa kehamilan tiga bulan pertama menjadi sangat impulsif dan sensitif dengan pasangannya.

(Sindo Sore//tty)

 

Sumber: www.okezone.com





Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Newsvine!Furl!Yahoo!Smarking!Ma.gnolia!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
 
< Prev   Next >